Custom Search

HIMPUNAN MOTOR TUA Bali menanam bibit Bakau di hutan Mangrove


HMT Bali on the road
Biasanya dalam pandangan kebanyakan orang, club sepeda motor apapun namanya dikenal karena suka lalu lalang di dalam kota atau berkelana ke luar kota dengan suara motor yang mantap dengan pengendara berjaket hitam dengan segala asesorisnya. Mereka dituduh hanya sekumpulan orang yang sekadar menyalurkan hobby mengendari sepeda motor besar (MOGE) atau pamer koleksi motor tua atau terbaru. Di Bandung, bahkan kesan orang sangat negatif terhadap club sepeda motor, dan terdengar berita mereka arogan dan mengganggu dan membahayakan arus lalu lintas di kota itu. Club itu akhirnya dicap sebagai geng sepeda motor dan telah memakan korban di Bandung, sampai meninggal dunia karena dianiaya oleh oknum geng tersebut.

Beautiful blue sky, beautiful beach in Bali
Cool Man

Tentu ada juga khabar bagus dari club sepeda motor. Ternyata ada club yang melakukan aksi nyata di bidang lingkungan hidup, yaitu (HIMPUNAN MOTOR TUA) di Bali telah banyak melakukan aksi positif. Yang sangat membanggakan pada 21 Oktober 2007 yang lalu bersama club sepeda motor lain seperti Bali British Club, Bikers Brotherhood, Rascal Raiders dan HDCI (Harley Davidson lho), mereka dengan penuh dedikasi melakukan penanaman bibit bakau di hutan Mangrove di pantai Bali tepatnya di teluk Badung, tumbuh sepanjang pantai Selatan Sanur sampai Tanjung Benoa (Nusa Dua) dan dikelola oleh Mangrove Sociaety dan Balai Pengelolanan Hutan Mangrove. Hutan mangrove sangat penting untuk menjaga ekosistem pantai dan laut serta mencegah terjadinya erosi pantai, bahkan mampu memperlambat tsunami dan gelombang tinggi.

Menurut Made Sutawijaya (Kadek Wijaya), Public Relation dari Himpunan Motor Tua (Bali), club ini berkomitmen untuk terus melanjutkan aksi positif di bidang lingkungan hidup dan membantu kemajuan tourism atau pariwisata Bali.

Anggota HMT ini selain menyalurkan hobby untuk merawat sepeda motor tua classic buatan Jerman, Amerika dan mayoritas buatan Inggris ini, mereka juga sering mengantar tourist asal luar negeri keliling Bali atau keluar Bali. Banyak wisatawan asing juga dibolehkan menyewa sepeda motor tua itu. Maklum, tourist asing itu juga merupakan penggemar sepeda motor tua. Mereka juga siap bekerja sama untuk aksi-aksi positif dengan siapa saja. Semoga aksi mereka terus menuai sukses dan kita semua bisa enjoy a better life.

Pada akhir tutup tahun 2008 ini, HMT Bali ini akan melakukan bakti sosial berupa kegiatan penghijauan dan clean up di Danau Buyan, dekat Danau Tamblingan dan Danau Beratan, di Bedugul, Tabanan, Bali. Alangkah indahnya dunia ini, apabila club-club sepeda motor dan club mobil lainnya juga mengikuti langkah nyata HMT Bali ini demi lestarinya lingkungan, sehingga kampanye Stop Global Warming bisa semakin bergulir demi sejuknya alam sekitar kita.

Let's make our land green and clean
Congratulations, Stop Global Warming
Semoga sukses, dan sampai jumpa di tempat lain yang membutuhkan penghijauan. Jika makin banyak orang, komunitas apa saja, LSM atau siapa saja yang berbuat serupa tanpa harus menunggu bantuan pemerintah, maka langit biru, hutan hijau, bisa membuat kita hidup sehat dan semua happy kan?

2 comments:

zenzi expo said...

Bila setiaporang yg berkenderaan mengimbangi CO2 yg dikeluarkan mesinya dengan menanam pohon pohon disetiap tempat dan waktu luang,... mungkin akan terasa lebih lapang rasanya dada ini menghirup udara, tidak perlu mahal2 beli pelembab kulit,

admin said...

wADUHH... Blog nya bli Komang bagus banget apalagi ada motor2 tua nya...

salam...
Http://motorunik.blogspot.com

Submit your website